Lima Program Unggulan Kemendikdasmen Paling Progresif, Survei: Kinerja Menteri Abdul Mu’ti Diapresiasi Sangat Positif oleh Publik

JAKARTA — Kinerja Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di bawah kepemimpinan Menteri Abdul Mu’ti mendapat apresiasi positif dari publik.

Serangkaian terobosan yang diluncurkan Kemendikdasmen dinilai mampu menghadirkan arah baru bagi masa depan pendidikan Indonesia.

Kemendikdasmen di bawah Abdul Mu’ti tengah mengusung lima program besar:

1. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)
2. Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH)
3. Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
4. Mata Pelajaran Pilihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI)
5. Tes Kemampuan Akademik (TKA)

Kelima program ini disebut sebagai bentuk transformasi pendidikan yang paling progresif dalam beberapa tahun terakhir.
Hal itu terungkap dalam hasil survei IndoStrategi, yang dilakukan pada 15 Oktober–15 November 2025 terhadap 510 responden dari 34 provinsi, meliputi guru, murid, dan orang tua dari 104 sekolah jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK.

Survei dilengkapi validasi melalui spot check dan FGD bersama 13 ahli serta praktisi pendidikan.

“Program prioritas Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menjawab harapan publik akan terobosan dalam pendidikan kita,” ujar Direktur Riset IndoStrategi, Ali Noer Zaman, Senin (24/11).

Guru dan Orang Tua Paling Optimistis
Hasil survei menunjukkan penerimaan publik berada di kategori tinggi—terutama dari kelompok guru dan orang tua. Namun, tingkat pemahaman dan optimisme kalangan murid tercatat lebih rendah.

Untuk program SPMB, misalnya; Awareness guru: 95%, Optimisme guru: 90%, Dukungan guru: 88%, Sementara dari kalangan murid: Awareness: 85%, Optimisme: 82%, Dukungan: 78%.

IndoStrategi merangkum tingkat penerimaan publik terhadap masing-masing program: 7 KAIH: 90,1%, SPMB: 84,8%, Deep Learning: 78,6%, Koding & AI: 72,7%, dan TKA*: 63,2%.

Ali menjelaskan pola menarik dari data tersebut. “Semakin teknis dan akademis programnya, semakin rendah tingkat penerimaannya. Program berbasis karakter seperti 7 KAIH dan SPMB mendapat respons tertinggi, sementara program yang menuntut kemampuan teknologi dan akademik seperti Koding–AI dan TKA lebih rendah,” jelasnya.

Secara keseluruhan, publik menilai Kemendikdasmen di bawah Abdul Mu’ti mampu memberi arah baru melalui modernisasi kurikulum, digitalisasi pembelajaran, hingga penguatan pendidikan karakter.

Survei ini sekaligus menunjukkan bahwa ekosistem pendidikan Indonesia semakin siap menyambut transformasi, namun tetap membutuhkan pendampingan, terutama bagi pelajar dalam memahami program berbasis teknologi.
Penulis : Heron
Editor: Ayu Oktaviana

Artikel ini telah terbit di
Lima Program Unggulan Kemendikdasmen Paling Progresif, Survei: Kinerja Menteri Abdul Mu’ti Diapresiasi Sangat Positif oleh Publik – Kaltengpos.jawapos.com

Share this:

Home

Consulting Services

Industry Expertise

Media

About Us

Contact Us